ptslot — Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi, pemerintah seharusnya tidak dilihat sebagai musuh personal. Pemerintah merupakan objek dari kritik kebijakan yang sah dan konstruktif, yang menjadi bagian penting dari mekanisme kontrol dalam negara demokrasi.
Pergeseran Diskursus Politik Nasional
Megawati mendorong adanya pergeseran dalam diskursus politik nasional. Menurutnya, pembahasan tidak boleh hanya terpaku pada isu stabilitas dan pertumbuhan ekonomi semata. Wacana politik harus diperluas untuk lebih banyak menyoroti persoalan mendasar seperti keadilan sosial, kedaulatan pangan dan energi, keadilan ekologis, serta peningkatan kualitas demokrasi itu sendiri.
PDIP Sebagai Rumah Pencari Keadilan
“PDI Perjuangan harus menjadi tempat rakyat mencari keadilan, terutama ketika negara tampak kuat secara institusi namun lemah dalam memberikan rasa keadilan,” pesan Megawati. Pernyataan ini menekankan peran partai sebagai penyeimbang dan penjaga aspirasi rakyat, khususnya dalam situasi di mana rasa keadilan sulit didapatkan.
Perjuangan yang Menyeluruh dan Emansipatoris
Oleh karena itu, Megawati melanjutkan bahwa perjuangan partai harus dijalankan secara komprehensif dan menyeluruh. Strategi ini mencakup segala lini, mulai dari fungsi legislasi dan pengawasan di parlemen hingga kerja-kerja politik di akar rumput yang bersifat membangun kesadaran dan memberdayakan masyarakat.
“Kekuatan politik PDI Perjuangan tidak boleh bergantung pada kedekatan dengan kekuasaan, melainkan pada kepercayaan, partisipasi, dan kesadaran politik Rakyat,” tegas putri Proklamator Bung Karno tersebut. Pernyataan penutupnya ini menggarisbawahi fondasi ideal partai yang berpusat pada mandat rakyat, bukan sekadar akses kepada kekuasaan.





