Memetik Pelajaran dari Kasus Viralnya Timothy, Ini 5 Jenis Bullying

JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia penidikan. Mahasiswa Universitas Udayana (Unud) Bali Timothy Anugrah Saputra mengalami aksi bullying dari teman-temannya.

Yang memprihatinkan, aksi perundungan di WhatsApp Group itu terjadi setelah mahasiswa FISIP Unud tersebut meninggal dunia.

Kini, kasus tersebut tengah ditelusuri dari internal Universitas Udayana. Sementara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto tengah menunggu hasil penelusuran dan terus memantau perkembangannya.

United Nations Children’s Fund (UNICEF) telah mengidentifikasikan penjelasan mengenai perundungan atau aksi bullying. Tidak hanya itu, lembaga di bawah PBB itu pun telah klasifikasi jenisnya. Apa saja?

Apa Itu Bullying?

Bullying atau Perundungan adalah bentuk perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang-ulang yang menyebabkan anak lain merasa tersakiti. Perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk menyebarkan rumor, mengancam, menyerang secara fisik atau verbal, melakukan praktik-praktik berbahaya seperti mengucilkan anak dari suatu kelompok untuk menyakitinya, atau tindakan atau isyarat lain yang dilakukan secara tidak kentara.

Apakah Tidak Nyaman sama dengan Bullying?

Tak seorang pun anak yang luput dari godaan atau provokasi saudara kandung atau teman. Provokasi atau ejekan semacam ini tidak berbahaya atau merugikan jika dilakukan dalam konteks yang lucu dan bersahabat, serta atas dasar suka sama suka.

Namun demikian, ejekan semacam itu dapat melampaui situasi lucu dan ketidaknyamanan kecil, dan berubah menjadi penindasan jika terjadi secara sengaja dan berulang dan ketika penindas menyalahgunakan kekuasaan mereka (termasuk kekuatan fisik, pengetahuan tentang informasi sensitif atau memalukan tentang orang yang ditindas, atau popularitas dan ketenaran mereka) untuk mengendalikan atau menyakiti yang ditindas.

Oleh karena itu, ada tiga ciri khas yang membedakan perundungan dari bentuk perilaku dan praktik negatif lainnya, yakni :

1. Intensionalitas.
2. Pengulangan.
3. Ketidakseimbangan Kekuatan.

 

Jenis-Jenis Bullying?

1. Fisik:
Seperti memukul, meninju, menendang, atau mencuri atau merusak properti atau barang milik orang lain.

2. Verbal:
Seperti mencaci-maki, merendahkan, mengejek, memberi label dan mengancam.

3. Sosial:
Seperti mengabaikan atau meninggalkan seseorang secara sengaja, mengucilkan seseorang dari suatu kelompok, atau menyebarkan rumor tentang orang tersebut.

4. Psikologis:
Tatapan jahat, menguntit, memanipulasi seseorang agar berpikir bahwa penindasan adalah isapan jempol belaka.

5. Perundungan siber:
Seperti mengejek atau mengintimidasi seseorang melalui pesan teks, media sosial, atau meretas akun seseorang.

 

Sumber : okezone88.id

  • Related Posts

    Polisi Selidiki Kasus Siswi SD di Karawang Di-bully hingga Tangannya Patah

    Seorang siswi kelas 6 di salah satu SD negeri di Kecamatan Tirtajaya, Karawang, berinisial NER, menjadi korban perundungan berat. Insiden ini telah dilaporkan oleh keluarga ke pihak kepolisian sejak 10…

    Penumpang Taksi Online dari Depok Hendak ke Bandara Diperkosa di Pinggir Tol, Pelaku Dibekuk di Cilodong

    Kasus kekerasan seksual terhadap pengguna transportasi daring kembali mencuat. Kali ini, Unit Reskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membekuk seorang sopir taksi online yang diduga kuat melakukan pemerkosaan dan penganiayaan…

    You Missed

    KPK Dalami Dugaan Suap Pajak dan Aliran Dana ke DJP

    KPK Dalami Dugaan Suap Pajak dan Aliran Dana ke DJP

    Workshop Pizza & Wingko Singkong Dorong Kemandirian Ekonomi Ibu-Ibu

    Workshop Pizza & Wingko Singkong Dorong Kemandirian Ekonomi Ibu-Ibu

    ART Tewas Ditikam di Serang, Dua Pelaku Diduga Beraksi

    ART Tewas Ditikam di Serang, Dua Pelaku Diduga Beraksi

    Megawati: Demokrasi Butuh Kritik Konstruktif dan Keadilan Sosial

    Megawati: Demokrasi Butuh Kritik Konstruktif dan Keadilan Sosial

    Prabowo Perkuat Industri Tekstil dan Otomotif dalam Rapat Terbatas

    Prabowo Perkuat Industri Tekstil dan Otomotif dalam Rapat Terbatas

    KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka di Konferensi Pers, Ini Alasannya

    KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka di Konferensi Pers, Ini Alasannya